Sing a Song dan Yel-Yel Warnai Outdoor Leadership Training Pimpinan UIN STS

Berita 2 menit baca 85 kali dilihat
Sing a Song dan Yel-Yel Warnai Outdoor Leadership Training Pimpinan UIN STS

JAMBI — Para pimpinan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengikuti kegiatan one day outdoor awareness training. Kegiatan ini berlangsung di taman wisata kampoeng radja, Kota Jambi pada Rabu (28/1/2026).

Pelatihan ini mengusung tema The 7 Awareness Leadership. Dipandu langsung oleh Nanang Qosim Yusuf bersama tim profesional. Sejak pagi hari, para peserta telah mengikuti rangkaian kegiatan pembuka.

Kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar kepemimpinan melalui permainan yang menyenangkan. Selanjutnya, fasilitator menjelaskan tujuan setiap kegiatan. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif. Oleh karena itu, suasana pelatihan terasa hidup dan semangat.

Kemudian, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Pembagian kelompok bertujuan memperkuat kolaborasi lintas unit kerja. Dengan demikian, interaksi antar pimpinan semakin intensif.

Sementara itu, kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore hari. Setiap sesi memiliki tujuan pembelajaran yang jelas. Fasilitator memberikan umpan balik secara langsung kepada peserta. Hal tersebut membantu peserta memahami kekuatan dan kelemahan kepemimpinan masing-masing.

Salah satu kegiatan yang menarik adalah sesi sing a song. Pada sesi ini, setiap kelompok diminta mengaransemen lagu pilihan. Lagu tersebut diubah menjadi lirik bermakna positif. Selain itu, lirik harus mencerminkan nilai kepemimpinan dan kebersamaan. Kegiatan ini menuntut kreativitas dan kekompakan kelompok.

Tidak hanya itu, setiap kelompok juga diwajibkan membuat yel-yel penyemangat. Yel-yel harus disampaikan dengan penuh semangat dan ekspresi. Melalui kegiatan ini, peserta dilatih membangun energi positif bersama. Dengan cara tersebut, suasana pelatihan menjadi lebih cair dan menyenangkan.

Selanjutnya, masing-masing kelompok menampilkan hasil aransemen dan yel-yel. Penampilan disambut antusias oleh peserta lain. Tawa dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan kelompok. Namun demikian, nilai pembelajaran tetap menjadi fokus utama kegiatan.

Selain meningkatkan kebersamaan, pelatihan ini juga memperkuat komunikasi pimpinan. Para peserta belajar mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Hal ini dinilai penting dalam pengambilan keputusan institusional. Oleh sebab itu, kegiatan dirancang tidak hanya bersifat teoritis.

Menjelang sore hari, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama. Peserta harus menuliskan harapan ke depan pada kartun yang dibawa oleh peserta. Refleksi ini membantu peserta merumuskan visi misi ke depan. Dengan demikian, hasil pelatihan diharapkan berdampak nyata di lingkungan kampus.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.