Komitmen Pelestarian Bahasa dan Budaya, Final Pemilihan Duta Bahasa 2025 UIN STS Jambi Meriah
MUARO JAMBI — Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar final pemilihan Duta Bahasa 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan berlangsung meriah di Amphitheater lantai empatrektorat. Acara ini menjadi agenda rutin yang diselenggarakan Unit Pengembangan Bahasa atau UPB UIN STS Jambi.
Kepala Unit Pengembangan Bahasa, Dr. Aris Dwi Nugroho menegaskan bahwa pemilihan duta bahasa bukan sekadar ajang seremonial tahunan. Menurutnya, gelar duta bahasa merupakan bentuk komitmen nyata menjaga bahasa dan budaya bangsa. Oleh karena itu, para finalis diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa duta bahasa memiliki tanggung jawab besar dalam pengembangan literasi kebahasaan di lingkungan kampus. Selain itu, duta bahasa diharapkan mampu menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik. Dengan demikian, peran duta bahasa tidak berhenti pada penganugerahan gelar saja.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa 2025, Muhammad Hidayat, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Pada tahap awal, tercatat sebanyak 100 peserta mendaftarkan diri mengikuti seleksi. Namun demikian, setelah seleksi administrasi, jumlah peserta tersaring menjadi 84 orang.
Selanjutnya, peserta mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan berjenjang. Proses tersebut meliputi penilaian wawasan kebahasaan, kemampuan komunikasi, dan kepekaan budaya. Hingga akhirnya, terpilih tujuh pasang finalis terbaik dari berbagai fakultas.
Pada puncak final, dewan juri menetapkan pasangan Terbaik I Duta Bahasa UIN STS Jambi 2025. Pasangan tersebut adalah Reyhan Rahmat Ilahi dari Program Studi Sastra Inggris. Ia berpasangan dengan Nurannisa Aritonang dari Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam.
Selanjutnya, posisi Terbaik II diraih oleh Satria Nur Fajri dari Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir. Ia berpasangan dengan Shaqinah Quraniah dari Program Studi Sastra Inggris. Sementara itu, predikat Terbaik III diraih oleh Ananda Dwi Anugrah dari Bimbingan Penyuluhan Islam. Ia berpasangan dengan Nurhalizah dari Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam.
Selain kategori utama, panitia juga menetapkan pemenang pada sejumlah kategori khusus. Untuk kategori Duta Bahasa Literasi, terpilih Fahri Azza Nugraha HY dari Tadris Biologi. Ia berpasangan dengan Dafira Syahrani Putri dari Program Studi Hukum Pidana Islam.
Kemudian, kategori Duta Bahasa Komunikasi diraih Andre Hermawan dari Ekonomi Syariah. Ia berpasangan dengan Yusfania dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Adapun kategori Duta Bahasa Media Sosial diraih Ahmad Bagas Ardiansyah dari Sistem Informasi. Ia berpasangan dengan Milla Tullaili dari Manajemen Pendidikan Islam.
Sementara itu, kategori Duta Bahasa Favorit diraih Aldo Ricardo dari Program Studi Arsitektur. Ia berpasangan dengan Lintang Aulia Mumpuni dari Komunikasi dan Penyiaran Islam.