UIN STS Jambi Teken MoU dengan Beranda Perempuan, Perkuat Riset Perempuan dan Anak
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Beranda Perempuan Indonesia. Kerja sama ini dtandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di lantai 3 Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Selasa (24/6/2025).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I, mewakili Rektor UIN STS Jambi penandatanganan ini. Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dari kolaborasi strategis antara dunia akademik dan organisasi masyarakat sipil. Tujuan kerja sama ini dalam mengembangkan kajian serta aksi nyata di bidang perempuan dan anak. MoU ini menjadi komitmen bersama untuk mendorong berbagai program riset, advokasi, dan pemberdayaan berbasis keilmuan dan empati sosial.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Beranda Perempuan Indonesia, Zubaidah, S.E., M.Sos., menyampaikan apresiasinya atas kesediaan UIN STS Jambi menjalin sinergi ini. Ia menegaskan bahwa fokus utama kerja sama ini adalah penelitian dan pengembangan pengetahuan terkait isu-isu perempuan dan anak. Isu ini telah menjadi perhatian utama lembaganya selama ini. Ia berharap hasil kerja sama ini dapat menjadi bahan advokasi dan pengambilan kebijakan publik yang lebih inklusif dan berpihak.
Sementara itu, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I, dalam sambutannya mewakili Rektor, mengungkapkan bahwa UIN STS Jambi sangat mendukung kerja sama yang bersifat produktif. Dan tentunya kerja sama yang berdampak langsung kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan saja, tetapi berlanjut pada realisasi program-program konkret. Agar kedua belah pihak dapat merasakan manfaatnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari komitmen UIN STS Jambi dalam memperluas jejaring mitra strategis demi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih kontekstual dan responsif terhadap isu sosial. Ke depan, berbagai bentuk kegiatan seperti seminar, penelitian kolaboratif, hingga pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat tumbuh dari kemitraan ini.(*)