UIN STS Jambi Perkenalkan Beasiswa dan Prodi Unggulan ke Siswa
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memperluas pengenalan kampus ke berbagai daerah. Langkah ini dilakukan melalui sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama lima hari berturut-turut. Agenda dimulai Senin hingga Jumat, 9 sampai 13 Februari 2026.
Menariknya, sosialisasi tidak hanya melibatkan admisi kampus. Sebaliknya, para pimpinan universitas turut hadir langsung di lapangan. Wakil Rektor II, Dr. Pahmi memimpin kegiatan di Kabupaten Sarolangun. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I bergerak ke Riau.
Tim menyasar sekolah menengah atas/kejuruan, madrasah Aliyah, dan pondok pesantren. Lokasi utama berada di Kabupaten provinsi Jambi dan Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Selain dosen, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Partisipasi mahasiswa membuat suasana sosialisasi lebih interaktif.
Para siswa dapat bertanya langsung mengenai kehidupan kampus. Mereka juga memperoleh gambaran nyata tentang perkuliahan. Selanjutnya, tim menjelaskan berbagai program studi unggulan kampus.
Penjelasan disampaikan secara rinci dan sistematis.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi presentasi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan siswa. Tim sosialisasi juga memperkenalkan fasilitas akademik kampus. Mulai dari laboratorium hingga layanan digital mahasiswa.
Tidak berhenti di sana, pembahasan berlanjut pada peluang karier lulusan. Siswa diberikan gambaran prospek kerja setiap program studi. Kemudian, Wakil Rektor III menjelaskan berbagai program beasiswa.
Informasi tersebut menjadi bagian paling diminati peserta.
Beberapa skema bantuan pendidikan dipaparkan secara detail. Termasuk beasiswa prestasi, bantuan UKT, dan dukungan pemerintah. Dengan demikian, siswa memahami akses kuliah tetap terbuka luas.
Kendala biaya bukan lagi menjadi hambatan utama.
Interaksi langsung memberikan dampak positif bagi peserta. Mereka dapat mengenal kampus secara lebih dekat. Banyak siswa sebelumnya belum mengetahui profil universitas.Namun setelah sosialisasi, pemahaman mereka meningkat signifikan.
Guru pendamping juga menyambut baik kegiatan tersebut. Sekolah menilai kegiatan membantu siswa menentukan pilihan kuliah. Selain promosi, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi pendidikan.
Hubungan kampus dan sekolah menjadi lebih erat.
Di sisi lain, mahasiswa tim sosialisasi berbagi pengalaman kuliah. Cerita mereka membuat suasana semakin komunikatif. UIN STS Jambi berharap minat pendaftar meningkat tahun ini. Terutama dari daerah luar Provinsi Jambi.
Melalui strategi jemput bola, kampus ingin menjangkau lebih luas. UIN STS Jambi menargetkan pemerataan akses pendidikan tinggi. Dengan berakhirnya kegiatan, tim kembali ke kampus membawa evaluasi. Hasil kunjungan akan menjadi dasar strategi promosi berikutnya.
Kampus optimis pendekatan langsung lebih efektif. Karena calon mahasiswa memperoleh informasi tanpa perantara.