UIN STS Jambi NGOPI ke-40, Bahas Penguatan Renstra untuk Mutu Pendidikan Islam

Berita 3 menit baca 153 kali dilihat
UIN STS Jambi NGOPI ke-40, Bahas Penguatan Renstra untuk Mutu Pendidikan Islam

JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menghadirkan agenda strategis untuk peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan. Kampus ini menggelar kegiatan NGOPI atau Ngobrol Pendidikan Islam, Senin (1/12/2025), di Wiltop Hotel Jambi.

Mengusung tema Penguatan Renstra Universitas dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam tersebut bertujuan memperkuat arah kebijakan akademik dan kualitas penyelenggaraan pendidikan Islam di lingkungan UIN STS Jambi. Selain itu, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Komisi VIII DPR RI. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN STS Jambi bertindak sebagai pelaksana.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, membuka secara resmi pelaksanaan NGOPI ke-40. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam memperkuat pencapaian kampus.

“Kita mendapat 59 titik kegiatan dari DPD Dapil Jambi Komisi VIII. Sebanyak 34 titik kegiatan berasal dari Hasan Basri Agus dan 25 titik kegiatan dari Zulfikar. Kegiatan hari ini perlu masukan dari para pimpinan untuk penyempurnaan renstra kita ke depan,” ujar Prof. Kasful.

Ia juga mengajak seluruh unsur pimpinan kampus memberikan kontribusi strategis guna mendukung percepatan akreditasi internasional. “Mari kita bersama-sama membangun UIN Jambi. Berikan saran dan masukan untuk perkembangan kampus. Harapan kita dapat segera mencapai akreditasi internasional Asia Tenggara demi UIN yang lebih baik,” lanjutnya.

Prof. Kasful juga menegaskan target capaian akademik, terutama peningkatan jumlah guru besar. “Harapan saya, pada periode ini lahir 40 guru besar. Saat ini ada peluang 55 orang menuju guru besar. Tahun 2025 sudah ada 9 profesor yang dikukuhkan. Tahun depan semoga mendapat 10 profesor kembali,” katanya.

Selain itu, ia menyampaikan komitmen peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional. “Ada dua jurnal, Tajdid dan Al Wasatiyah, yang segera kita submit ke Scopus. Mari bekerja sama dan sama-sama bekerja. Kita harus mencapai keunggulan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan FTK, Dr. Fadlilah, menjelaskan bahwa NGOPI ke-40 relevan dengan tantangan pendidikan Islam kontemporer. “Maraknya kekerasan terhadap guru perlu mendapatkan perhatian serius. Perlu merancang regulasi perlindungan bagi guru, karena persoalan yang muncul sering menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan sarana pesantren dan kualitas tenaga pengajar. “Pesantren perlu dibantu dalam peningkatan sarana dan kualitas pengajar. Hari ini adalah NGOPI pamungkas. Kami sengaja mengundang para pimpinan untuk berdiskusi langsung,” tambahnya.

Kegiatan NGOPI ke-40 menghadirkan narasumber Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin. Selain itu, turut hadir Ketua Senat UIN STS Jambi, Prof. Mukhtar, serta Mustar, Sekretaris Prodi PBA, sebagai moderator.

Dengan terselenggaranya NGOPI ke-40 ini, UIN STS Jambi berharap dapat memperkuat arah kebijakan akademik dan mencapai standar keunggulan internasional dalam bidang pendidikan Islam.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.