UIN STS Jambi Dukung Penguatan Nilai Adat lewat MoU dengan Lembaga Adat Melayu Jambi

Berita 2 menit baca 219 kali dilihat
UIN STS Jambi Dukung Penguatan Nilai Adat lewat MoU dengan Lembaga Adat Melayu Jambi

JAMBI – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi memperkuat sinergi dengan Lembaga Adat Melayu Jambi. Sinergi ini dtandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Selasa malam (16/12/2025). Kegiatan tersebut mulai berlangsung pukul 19.00 WIB di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi. Dan bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., hadir mewakili Rektor dalam agenda strategis tersebut. Kehadiran UIN STS Jambi menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan nilai-nilai adat dan budaya Melayu Jambi. Terutama melalui kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan.

Rakerda IV Lembaga Adat Melayu Jambi tahun ini mengusung tema “Memperkuat Peran Lembaga Adat Melayu Jambi dalam Membangun Masyarakat yang Berkarakter dan Berbudaya”. Tema tersebut menekankan pentingnya peran lembaga adat dalam menjaga identitas budaya. Dalam memperkokoh karakter masyarakat, serta menjawab tantangan sosial di tengah dinamika pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., yang juga bergelar adat Temenggung Putro Jayodiningrat, menandatangani perjanjian kerja sama bersama UIN STS Jambi. Penandatanganan MoU ini menjadi landasan formal bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan kerja sama di berbagai bidang. Khususnya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Melayu Jambi.

Dr. Jamaluddin menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi UIN STS Jambi sebagai perguruan tinggi yang berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal. Melalui kolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu Jambi, UIN STS Jambi diharapkan dapat berkontribusi lebih nyata dalam penguatan karakter mahasiswa dan masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah berbasis akademik.

Rakerda IV ini juga menjadi forum konsolidasi bagi Lembaga Adat Melayu Jambi untuk merumuskan program kerja strategis ke depan. Sinergi antara lembaga adat dan perguruan tinggi dinilai penting guna mewujudkan masyarakat Jambi yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.