UIN Jambi Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Workshop Pembalut Kain
Muaro Jambi – Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian bumi. Selama satu pekan, lembaga ini menggelar Workshop Pekan Lingkungan dengan tema “Dari Limbah Jadi Berkah – Ciptakan Karya, Selamatkan Bumi!”

Kegiatan yang berlangsung dari 20 hingga 24 Oktober 2025 ini digelar di Teras Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi. Workshop menghadirkan berbagai sesi menarik seperti pembuatan kerajinan dari barang bekas, pembalut kain, sabun dari minyak jelantah. Hingga pembuatan yoghurt sehat alami, dan kombucha atau teh fermentasi.
Korpus Lingkungan Hidup dan SDGs, Dr. Irmawati Sagala, menjelaskan bahwa kegiatan sepekan ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika. “Workshop ini kami rancang agar peserta tidak hanya memahami teori. Tetapi juga langsung mempraktikkan konsep reduce, reuse, recycle dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Irmawati menambahkan bahwa tema besar kegiatan ini selaras dengan komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. “Kami ingin menanamkan nilai bahwa menjaga lingkungan dimulai dari tindakan kecil yang konsisten. Misalnya, membuat produk ramah lingkungan dari bahan sederhana,” jelasnya.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah workshop pembuatan pembalut kain yang dipandu oleh Rini Juniarsih, owner Clodi Permata. Ia telah delapan tahun berkecimpung di bidang produk kain ramah lingkungan. Dalam sesi tersebut, peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, dan anggota Dharma Wanita Persatuan UIN STS Jambi. Mereka belajar cara membuat pembalut kain yang higienis, aman, dan nyaman. “Pembalut kain ini lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan limbah plastik,” ujar Rini Juniarsih.
Sementara itu, salah satu anggota DWP menyampaikan kesannya bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberi pengetahuan baru. “Ternyata pembalut kain itu nyaman dipakai dan bisa menjadi solusi praktis bagi perempuan modern,” ujarnya antusias.
Melalui kegiatan seperti ini, UIN STS Jambi membuktikan kepeduliannya terhadap isu lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, kampus ini terus mendorong civitas akademika untuk berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan bumi.
Workshop ini dapat menjadi langkah awal bagi munculnya inovasi lain yang mendukung gerakan hijau di lingkungan kampus. Dengan demikian, UIN STS Jambi tidak hanya berkontribusi dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam menciptakan masa depan bumi yang lebih lestari.