Rektor UIN STS Jambi Ucapkan Selamat atas Capaian Kemenag Masuk Tiga Besar Kementerian Berkinerja Terbaik Versi IndoStrategi
Jambi – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kemenag telah berhasil menempati posisi tiga besar kementerian dengan kinerja terbaik versi IndoStrategi.
Dalam keterangannya, Prof. Kasful Anwar menilai capaian tersebut merupakan bukti nyata komitmen Kemenag. Terutama dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di Indonesia.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Kementerian Agam. Termasuk bagi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sebagai bagian dari lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Kasful berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Agar dapat terus berinovasi dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, capaian tersebut juga sejalan dengan semangat transformasi kelembagaan yang tengah dilakukan oleh UIN STS Jambi. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi keagamaan dengan Kementerian Agama dalam membangun bangsa,” tambahnya.
Sebagaimana diberitakan di laman resmi Kemenag RI, IndoStrategi Research and Consulting menempatkan Kemenag sebagai salah satu dari tiga kementerian dengan kinerja terbaik berdasarkan hasil survei nasional terbaru. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk inovasi kebijakan, pelayanan publik, dan konsistensi pelaksanaan program strategis.

Menurut Sekjen Kementerian Agama, Kamaruddin, capaian survei ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan nyata dari kepercayaan publik yang tumbuh karena perubahan pelayanan dan komunikasi yang semakin terbuka. Di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kemenag terus memperkuat tata kelola berbasis data, mempercepat digitalisasi layanan pendidikan, early warning system kondisi kerukunan umat beragama, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Kami bersyukur atas apresiasi publik ini. Namun bagi kami, ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan panggilan untuk bekerja lebih keras, lebih jujur, dan lebih empatik dalam melayani umat,” pungkasnya.
Capaian ini mempertegas posisi Kemenag sebagai lembaga yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga keutuhan bangsa melalui nilai-nilai keagamaan yang moderat dan inklusif.