Lomba Desain Poster PETASEMA 2025 Hadirkan Gagasan Kreatif Mahasiswa UIN STS Jambi
Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menghadirkan ajang kreativitas mahasiswa melalui PETASEMA 2025. Salah satu cabang yang menarik perhatian tahun ini adalah lomba desain poster media kampanye sosial. Kegiatan ini diikuti sembilan mahasiswa dari berbagai program studi di UIN STS Jambi.
Para peserta berasal dari latar akademik yang beragam. Adapun peserta tersebut terdiri dari Aninda Cahya Nugraha dari Sistem Informasi. Selanjutnya hadir Leni Dwi Ambarwati dari Program Studi PAI. Kemudian, terdapat Elni Dwi Putri dari Sistem Informasi. Berikutnya, ada Syafiah dari KPI. Selain itu, Aulia Ditha Utami turut mewakili PGMI. Lalu, Tiara Novitri berpartisipasi dari Tadris Matematika. Peserta berikutnya adalah Khairunnisa Sipayung dari Sistem Informasi. Kemudian, Refky Arianto mengikuti lomba dari Program Studi PAI. Terakhir, Muhammad Ridho Saputra berpartisipasi dari Akuntansi Syariah.
Lomba ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap isu sosial di masyarakat. Selain itu, lomba ini mendorong mahasiswa menciptakan pesan kampanye yang inspiratif dan edukatif. Pada sesi pengarahan, M. Yusuf, M.SI hadir sebagai salah satu juri. Beliau menjelaskan seluruh ketentuan lomba secara terperinci kepada para peserta.
Pertama, panitia tidak menyediakan peralatan untuk peserta. Karena itu, seluruh peserta wajib membawa peralatan desain masing-masing. Ketentuan ini melatih kemandirian peserta dalam menghadapi kompetisi profesional. Selanjutnya, peserta harus mengembangkan karya berdasarkan lima topik kampanye sosial.
Selain itu, peserta diperbolehkan menggabungkan foto, ilustrasi, dan teks dalam desain. Ketentuan ini memberikan keleluasaan bagi peserta mengeksplorasi kreativitas mereka. Teknik visualisasi diperbolehkan menggunakan teknik apa pun sesuai kebutuhan. Namun, hasil akhir karya wajib disajikan dalam format digital.
Karya harus dikerjakan menggunakan komputer untuk memastikan kualitas digital yang konsisten. Selanjutnya, setiap peserta harus mengirimkan tiga hingga lima desain. Jumlah tersebut harus disesuaikan dengan strategi kampanye sosial yang dipilih peserta. Panitia juga menegaskan bahwa karya tidak boleh mengandung unsur SARA. Selain itu, karya tidak boleh bersifat provokatif atau menyesatkan.
Seluruh karya dikumpulkan dalam format PDF berkualitas tinggi. File karya tidak boleh berukuran lebih dari sepuluh megabita. Ketentuan ini memastikan bahwa karya dapat dinilai dengan baik oleh dewan juri.
Topik kampanye sosial meliputi beberapa isu penting. Peserta diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat. Selain itu, peserta dapat mengangkat isu norma dan etika sosial. Tema peningkatan kualitas hidup juga dapat dikembangkan dalam karya desain. Selanjutnya, peserta dapat menyoroti tema keharmonisan sosial dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, peserta dapat mengangkat isu keselamatan bersama dan lingkungan.
Dewan juri, melakukan penilaian secara objektif. Penilaian berfokus pada originalitas, pesan kampanye, strategi visual, dan kualitas teknis. Karya terbaik akan diumumkan pada puncak PETASEMA 2025.
Melalui lomba ini, UIN STS Jambi berharap mahasiswa semakin peka terhadap isu sosial. Selain itu, kegiatan ini diharapkan membangun budaya kampanye kreatif di lingkungan kampus. PETASEMA 2025 pun kembali menunjukkan komitmen dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa melalui ajang yang inspiratif dan edukatif.
One Comment
Khula khusnihita
Kamis, 20 November 2025, 21:22Untuk semester 5 apakah bisa