Kreatif, Mahasiswa KPI UIN STS Jambi Tampilkan Teater Bernuansa Islam dan Sosial
Muaro Jambi – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sukses menggelar pertunjukan teater sebagai bentuk tugas akhir dari mata kuliah Dramatologi. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung kulih apliteater wings c, dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta sejumlah undangan lainnya.
Pentas teater ini bertujuan untuk mengasah keterampilan mahasiswa dalam memahami dan mempraktikkan teori dramatologi secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teori dari naskah drama, tetapi juga mengembangkan kemampuan artistik, kerja tim, komunikasi, serta manajemen produksi.

Sebelum pementasan, para mahasiswa telah menjalani proses pelatihan intensif selama beberapa minggu. Proses ini mencakup pembacaan naskah, pendalaman karakter, latihan akting, penyusunan properti dan kostum, serta penyutradaraan. Setiap kelompok mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih naskah yang sesuai dengan nilai-nilai dakwah dan sosial. Hal ini sebagai bentuk integrasi ilmu komunikasi Islam dalam karya seni.
Dosen pengampu mata kuliah Dramatologi, firdiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan metode pembelajaran kreatif yang bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang seni pertunjukan dan pesan-pesan dakwah melalui media teater.
“Melalui pementasan ini, mahasiswa mampu menyampaikan nilai-nilai moral dan keislaman dengan cara yang kreatif, komunikatif, dan menghibur. Ini juga menjadi wadah aktualisasi potensi mereka dalam bidang seni pertunjukan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa peserta pementasan mengungkapkan rasa antusiasme dan kebanggaannya. “Awalnya kami merasa ini sulit, tapi setelah menjalani proses bersama, kami jadi lebih percaya diri dan memahami pentingnya kerja sama. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para mahasiswa berharap agar pertunjukan teater bisa menjadi agenda tahunan. Sehingga, melibatkan lebih banyak audiens dan menjadi media edukatif yang menarik dalam menyampaikan pesan-pesan Islam.
Penulis serly Ramadhani, fotografer ahmad saidi