INTELEKTUAL DAN KEARIFAN LOKAL(Sinergi UIN STS Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi)

Opini 4 menit baca 27 kali dilihat
INTELEKTUAL DAN KEARIFAN LOKAL(Sinergi UIN STS Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi)

Oleh; Dr. Pahmi.Sy. S.Ag, M.Si (Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan Keuangan)

Perjumpaan pimpinan UIN STS Jambi dengan para Pejabat Kabupaten Muaro Jambi, selasa 7 Juli 2026, bertempat di lantai 6 Gedung Rektorat membahas tindaklanjut MoU berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerjasama merupakan hal yang sangat penting dalam rangka membangun sinergitas yang berkelanjutan. Kerjasama ini merupakan upaya untuk mewujudkan kampus yang berdampak bagi kehidupan masyarakat dengan ruang yang sangat luas dan begitu juga sebaliknya masyarakat sekitar kampus termasuk kabupaten Muaro Jambi akan mendapatkan manfaat dari kerjasama yang sinergis ini.

Hubungan antara Perguruan Tinggi dan pemerintah daerah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam konteks Provinsi Jambi, sinergi antara UIN Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi dengan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, mempercepat
pembangunan daerah, sekaligus menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan masyarakat.

UIN STS Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi merupakan dua institusi yang saling membutuhkan, sebab keberadaan Kampus II UIN STS Jambi Simpang Sungai Duren berada diwilayah Kabupaten Muaro Jambi Kecamatan Jambi Luar Kota. Berdasarkan itu keberadaan UIN STSJambi tidak berdiri sendiri, tetapi berada dalam ekosistem Kab. Muaro Jambi. Ratusan
dosen dan tenaga pendidikan UIN STS Jambi bertempat tinggal di Kabupaten Muaro Jambi, Begitu juga dengan mahasiswa puluhan ribu berdomilisi seputar kampus. Hal ini membuktikan bahwa dari program kerjasama tersebut, juga berdampak bagi keluarga besar UIN STS Jambi yang berdomisili di Kabupaten Muaro Jambi.

Kabupaten Muaro Jambi merupakan wilayah transisi antara budaya Melayu tradisional dan modernisasi perkotaan. Secara demografis, penduduknya beragama dan terus bertambah yang didominasi usia produktif. Secara sosial budaya, identitas Melayu Islam masih menjadi inti kebudayaan lokal, meskipun masyarakat kini semakin multietnis akibat migrasi dan transmigrasi. Dari perspektif antropologi, Muaro Jambi menarik karena memperlihatkan perjumpaan antara tradisi Melayu, komunitas transmigran, dan arus urbanisasi modern yang berlangsung secara bersamaan.

Disisi lain UIN STS Jambi sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri memiliki tiga pilar utama, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi). Ketiga pilar tersebut dapat disinergikan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui peningkatan mutu pendidikan, pemberdayaan ekonomi
masyarakat, penguatan moderasi beragama, pelestarian budaya Melayu Jambi, pengembangan desa, hingga riset-riset yang mendukung kebijakan publik.

Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian terapan, pendampingan UMKM, digitalisasi desa, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan potensi wisata dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabupaten Muaro Jambi memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, budaya, dan pariwisata, termasuk keberadaan kawasan yang merupakan salah satu warisan budaya terpenting di Asia Tenggara yaitu Candi Muaro Jambi. Potensi tersebut memerlukan dukungan riset multidisipliner agar dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga nilai
nilai budaya, lingkungan, dan kearifan lokal.

Tantangan yang sudah didepan mata, seperti aktivitas urbanisasi, pergerakan penduduk secara cepat, persolan lingkungan dan sampah, alih fungsi lahan, perubahan pola hidup generasi muda, judol, narkoba, geng motor, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, digitalisasi, kesejahteraan masyrakat dan pelestarian budaya lokal Melayu. Itu semuamya membutuhkan kerja keras dan
sinergisitas dengan institusi Perguruan Tingggi seperti UIN STS Jambi, sebab Sumber Daya Manusia yang dimiliki UIN berkewajiban memberikan edukasi, riset dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya masyarakat sekitar kampus.

Ke depan, sinergi antara UIN STS Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi diharapkan semakin erat melalui berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah serta kearifan lokalnya akan melahirkan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta masyarakat luas. Sinergi yang kuat pada akhirnya bukan hanya memperkuat institusi masing-masing, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi terwujudnya Kabupaten Muaro Jambi yang maju, religius, berbudaya, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Sedangkan UIN STS Jambi akan terus bangkit merambah dunia internasional.

Akhirul kalam, “Kemajuan suatu bangsa lahir ketika ilmu pengetahuan berjalan seiring dengan nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kemudian sinergi intelektual dan kearifan lokal melahirkan inovasi yang berakar pada identitas dan bermanfaat bagi kemanusiaan. UIN STS Jambi sebagai Universitas yang unggul dan sarang para intelektual bukan hanya
menghasilkan sarjana cerdas, tetapi juga penjaga nilai-nilai luhur masyarakat (kearifan lokal

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.