Dewan Pengawas BLU Apresiasi UIN Jambi dalam Optimalisasi Aset dan Strategi Penambahan Pendapatan
Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan kampus dalam rangka optimalisasi aset BLU. Apresiasi ini muncul setelah UIN STS Jambi mampu merancang langkah-langkah strategis pasca terjadinya force majeure di kampus Telanaipura. Selain itu, kampus juga dinilai sigap mencari alternatif pendapatan melalui diversifikasi sumber-sumber lain yang sah.
Rapat Dewan Pengawas BLU bersama pimpinan BLU membahas secara khusus topik optimalisasi aset. Pertemuan ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat (29/8). Dalam rapat tersebut hadir Ketua Dewan Pengawas BLU, Prof. Dr. H. Rohmad Mulyana Sapdi, M.Pd. Selain itu, turut hadir anggota dewan lainnya, yaitu Ir. Oentarto Wibowo, MPA, serta Prof. Dr. Hj. Sri Rahayu, SE, M.Si., Ak., CA.
Dari pihak UIN STS Jambi, rapat diikuti Wakil Rektor II, Dr. Pahmi, Kepala Biro AUPKK, Kepala Unit Bisnis, Kepala SPI, Ketua Tim Perencanaan, serta Ketua Tim Keuangan. Kehadiran pimpinan ini menunjukkan keseriusan kampus dalam pengelolaan aset BLU.
Selanjutnya, Dewan Pengawas menilai bahwa optimalisasi aset merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan operasional kampus. Terlebih lagi, setelah adanya force majeure yang memengaruhi aktivitas kampus di Telanaipura.
Oleh karena itu, langkah UIN STS Jambi dalam mencari sumber pendapatan baru sangat diapresiasi. Upaya tersebut dinilai dapat memperkuat stabilitas keuangan sekaligus mendukung peningkatan layanan pendidikan. Selain itu, Dewan Pengawas juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses pengelolaan aset BLU. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap UIN STS Jambi dapat terus terjaga.
Kemudian, pihak kampus menyampaikan berbagai strategi pengembangan bisnis yang sedang dirancang. Strategi ini mencakup pemanfaatan aset idle, kerja sama bisnis, serta inovasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat. Lebih lanjut, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarunit dalam kampus. Sinergi tersebut dianggap sebagai kunci utama keberhasilan program optimalisasi aset.
Sebagai penutup, Dewan Pengawas menyampaikan harapan agar seluruh strategi dapat dijalankan secara konsisten. Dengan begitu, UIN STS Jambi mampu memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang berdaya saing.